Kemajuan teknologi informasi
khususnya Internet menjadi modal berarti bagi penciptaan dan perkembangan
Sumber Daya Manusia terutama untuk warga Negara Indonesia yang sudah diamanati
pada UU Sisdiknas No 20 tahun 2003.
Terciptanya lulusan-lulusan
dari generasi mendatang harus menciptakan manusia yang melek teknologi seiring
dengan perkembangan jaman. Di jaman sekarang kemajuan
Internet nyaris tanpa batas, merasuk ke semua sendi kehidupan. Hal ini termasuk
ke dunia pendidikan. Dalam pembelajaran konvensional
di kelas terdapat :
- Guru yang mengajar
- Siswa yang diberi ilmu
- Ada materi yang diajarkan hasil dari penjabaran kurikulum
- Lingkungan kelas dimana terjadi proses pembelajaran
Di Indonesia hal diatas
masih menjadi sesuatu yang lumrah sebagai bagian dari keseragaman tindakan
dalam prosedur pendidikan. Namun di era Internet dan perkembangan dunia
pembelajaran perkembangan tatap muka antar guru dengan siswa dapat dibantu
dengan teknologi salah satunya adalah e-learning.
Kebutuhan akan suatu konsep dan
mekanisme belajar mengajar (pendidikan) berbasis TI menjadi tidak terelakkan
lagi. Konsep yang kemudian terkenal dengan sebutan e-Learning ini membawa
pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk
digital, baik secara isi (contents) dan sistemnya. Saat ini konsep e-Learning
sudah banyak diterima oleh masyarakat dunia, terbukti dengan maraknya
implementasi e-Learning di lembaga pendidikan (sekolah, training dan universitas)
maupun industri (Cisco System, IBM, HP, Oracle, dsb)
Apa itu e-learning, E-learning
merupakan singkatan dari Elektronic Learning, merupakan cara
baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya
internet sebagai sistem pembelajarannya. E-learning merupakan dasar dan
konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
E-learning
dalam arti luas bisa mencakup pembelajaran yang dilakukan di media elektronik
(internet) baik secara formal maupun informal. E-learning secara formal
misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes
yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati
pihak-pihak terkait (pengelola e-learning dan pembelajar sendiri). Pembelajaran
seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan
pada karyawannya atau pembelajaran jarak jauh yang dikelola oleh universitas
dan perusahaan-perusahaan (biasanya perusahaan konsultan) yang memang bergerak
dibidang penyediaan jasa e-learning untuk umum.
PENERAPAN E-LEARNING DI SMK BROADCASTING
Jika melihat karakteristik dan definisi
bahwa dalam menerapkan e-learning
sekolah harus menyediakan fasilitas Internet kalaupun tidak pembelajar perlu
memiliki modem untuk aksesibilitas informasi.
Hal yang harus dipahami juga situs apa
atau website apa yang akan menjadi centre dari e-learning. Kita bisa
menggunakan MODDLE, I-SPRING, selain itu kita dapat belajar langsung dari web
site salah satunya adalah e-learning for kids, atau ilmukomputer.com.
Pemanfaatan di SMK broadcasting
sangatlah banyak diantaranya :
- Kita bisa menggunakan Forum Film Pelajar sebagai sarana belajar siswa membuat film
- Televisiku.com dapat menjadi alternatif belajar tentang televisi
- Pengembangan yang sedang dilaksanakan adalah membuat e-learning sekolah
Infrastruktur dan tenaga pembuat
e-learning menjadi sangat penting dalam upaya memajukan guru yang memanfaatkan
Teknologi Informasi menuju guru yang professional.
Demikian semoga bermanfaat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar