Senin, 21 Juli 2014

PENERAPAN E-LEARNING DALAM PROFESI GURU BROADCASTING TV



Kemajuan teknologi informasi khususnya Internet menjadi modal berarti bagi penciptaan dan perkembangan Sumber Daya Manusia terutama untuk warga Negara Indonesia yang sudah diamanati pada UU Sisdiknas No 20 tahun 2003. 

Terciptanya lulusan-lulusan dari generasi mendatang harus menciptakan manusia yang melek teknologi seiring dengan perkembangan jaman. Di jaman sekarang kemajuan Internet nyaris tanpa batas, merasuk ke semua sendi kehidupan. Hal ini termasuk ke dunia pendidikan. Dalam pembelajaran konvensional di kelas terdapat :

  1. Guru yang mengajar
  2. Siswa yang diberi ilmu
  3.  Ada materi yang diajarkan hasil dari penjabaran kurikulum
  4. Lingkungan kelas dimana terjadi proses pembelajaran


Di Indonesia hal diatas masih menjadi sesuatu yang lumrah sebagai bagian dari keseragaman tindakan dalam prosedur pendidikan. Namun di era Internet dan perkembangan dunia pembelajaran perkembangan tatap muka antar guru dengan siswa dapat dibantu dengan teknologi salah satunya adalah e-learning.

Kebutuhan akan suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar (pendidikan) berbasis TI menjadi tidak terelakkan lagi. Konsep yang kemudian terkenal dengan sebutan e-Learning ini membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik secara isi (contents) dan sistemnya. Saat ini konsep e-Learning sudah banyak diterima oleh masyarakat dunia, terbukti dengan maraknya implementasi e-Learning di lembaga pendidikan (sekolah, training dan universitas) maupun industri (Cisco System, IBM, HP, Oracle, dsb)

Apa itu e-learning, E-learning merupakan singkatan dari Elektronic Learning, merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. 

E-learning dalam arti luas bisa mencakup pembelajaran yang dilakukan di media elektronik (internet) baik secara formal maupun informal. E-learning secara formal misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-learning dan pembelajar sendiri). Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawannya atau pembelajaran jarak jauh yang dikelola oleh universitas dan perusahaan-perusahaan (biasanya perusahaan konsultan) yang memang bergerak dibidang penyediaan jasa e-learning untuk umum.

PENERAPAN E-LEARNING DI SMK BROADCASTING
Jika melihat karakteristik dan definisi bahwa dalam  menerapkan e-learning sekolah harus menyediakan fasilitas Internet kalaupun tidak pembelajar perlu memiliki modem untuk aksesibilitas informasi.


Hal yang harus dipahami juga situs apa atau website apa yang akan menjadi centre dari e-learning. Kita bisa menggunakan MODDLE, I-SPRING, selain itu kita dapat belajar langsung dari web site salah satunya adalah e-learning for kids, atau ilmukomputer.com. 



Pemanfaatan di SMK broadcasting sangatlah banyak diantaranya :

  • Kita bisa menggunakan Forum Film Pelajar sebagai sarana belajar siswa membuat film
  • Televisiku.com dapat menjadi alternatif belajar tentang televisi
  • Pengembangan yang sedang dilaksanakan adalah membuat e-learning sekolah

 Infrastruktur dan tenaga pembuat e-learning menjadi sangat penting dalam upaya memajukan guru yang memanfaatkan Teknologi Informasi menuju guru yang professional.

Demikian semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar