Sabtu, 31 Mei 2014



Teknologi Informasi
a.       Pengertian
Teknologi adalah Ilmu yang berkaitan dengan seni atau sains dengan pengaplikasian pengetahuan saintifik ke praktis.
Sebagian referensi menyatakan teknologi adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya 
Informasi adalah data yang terstruktur hasil olahan sebagian menyatakan bahwa informasi adalah hasil pemrosesan, manipulasi dan pengorganisasian/penataan dari sekelompok data yang mempunyai nilai pengetahuan (knowledge) bagi penggunanya 


Pengertian teknologi informasi menurut beberapa ahli teknologi informasi : 
  • Teknologi Informasi adalah studi atau peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar (kamus Oxford, 1995)  
  • Teknologi Informasi  adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melaksanakan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi (Haag & Keen, 1996)  
  • Teknologi Informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (software & hardware) yang digunakan untuk memproses atau menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi (Martin, 1999)  
  • Teknologi Informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis (Lucas, 2000)  
  • Teknologi Informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video (William & Sawyer, 2003)
b.      Perkembangan
Perkembangan informasi teknologi sangat pesat bahkan di pelosok-pelosok yang dulunya belum merasakan teknologi pun sekarang bisa menikmati layanan informasi teknologi scara online.

Teknologi informasi muncul sebagai akibat semakin merebaknya globalisasi dalam kehidupan organisasi, semakin kerasnya persaingan bisnis, semakin singkatnya siklus hidup barang dan jasa yang ditawarkan, serta meningkatnya tuntutan selera konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Untuk mengantisipasi semua ini, perusahaan mencari terobosan baru dengan memanfaatkan teknologi. Teknologi diharapkan dapat menjadi fasilitator dan interpreter. Semula teknologi informasi digunakan hanya terbatas pada pemrosesan data. Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi tersebut, hampir semua aktivitas organisasi saat ini telah dimasuki oleh aplikasi dan otomatisasi teknologi informasi.

Teknologi informasi dapat didefinisikan sebagai perpaduan antara teknologi komputer dan telekomunikasi dengan teknologi lainnya seperti perangkat keras, perangkat lunak, database, teknologi jaringan, dan peralatan telekomunikasi lainnya. Selanjutnya, teknologi informasi dipakai dalam sistem informasi organisasi untuk menyediakan informasi bagi para pemakai dalam rangka pengambilan keputusan.

Ada berbagai macam sistem informasi dengan menggunakan teknologi informasi yang muncul, antara lain Electronic Data Processing Systems, Data Processing Systems (DPS), Decision Support System (DSS), Management Information System (MIS), Executive Information Systems (EIS), Expert System (ES) dan Accounting Information System (AIS) (Bodnar, 1998). Saluran komunikasi yang dapat digunakan untuk berkomunikasi adalah standard telephone lines, coaxial cable, fiber optics, microwave systems, communications satellites, cellular radio and telephone. Sedangkan konfigurasi jaringan yang dapat dipakai untuk berkomunikasi adalah Wide Area Network (WAN), Local Area Network (LAN), dan Client/Server Configurations (Romney, 2000).

EDP adalah penggunaan teknologi komputer untuk menyelenggarakan pemrosesan data yang berorientasi pada transaksi organisasi. Sistem ini digunakan untuk mengolah data transaksi yang sifatnya rutin (sehari-hari). Sistem ini tidak dapat membantu pekerjaan pihak manajemen yang berkaitan dengan pengambilan keputusan. Sistem ini hanya bermanfaat untuk meningkatkan ketepatan waktu dan frekuensi penyajian laporan. Secara fundamental, EDP merupakan aplikasi system informasi akuntansi dalam setiap organisasi. Istilah data processing (DP) sebenarnya sama dengan EDP.

MIS merupakan penggunaan teknologikomputer untuk menyediakan informasi yang berorientasi pada manajemen level menengah. MIS mengakui adanya kenyataan bahwa para manajer dalam suatu organisasi membutuhkan informasi dalam rangka pengambilan keputusan dan bahwa sistem informasi berbasis komputer dapat membantu penyediaan informasi bagi para manajer.

DSS adalah suatu sistem informasi yang datanya diproses dalam bentuk pembuatan keputusan bagi pemakai akhir. Karena berorientasi pada pemakai akhir, maka DSS membutuhkan penggunaan model-model keputusan dan database khusus yang berbeda dengan sistem DP. DSS diarahkan pada penyediaan data yang nyata, khusus, dan informasi yang tidak rutin yang diminta oleh manajemen. DSS dapat digunakan untuk menganalisis kondisi pasar sekarang atau pasar potensial. DSS juga dapat membantu mengubah proses bisnis, dimana umumnya manajer membuat semua keputusan, namun dengan adanya teknologi informasi seperti decision support tools, access database, dan modelling software, pengambilan keputusan menjadi bagian setiap orang.

ES merupakan sistem informasi yang berbasis pada pengetahuan yang menggunakan pengetahuan tentang bidang aplikasi khusus untuk menjalankan kegiatan sebagai konsultan ahli bagi pemakai akhir. Seperti DSS, ES membutuhkan penggunaan model-model keputusan manajemen dan database khusus. Tidak seperti DSS, ES juga membutuhkan pengembangan basis pengetahuan dan inference engine. Jika DSS membantu manajemen dalam rangka pengambilan keputusan, maka ES membuat keputusan tersebut.

EIS merupakan suatu sistem informasi yang berkaitan dengan kebutuhan manajemen puncak mengenai informasi strategik dalam proses pengambilan keputusan strategik. Sedangkan AIS merupakan sebuah sistem yang menyediakan informasi bersifat keuangan dan non keuangan bagi para pengambil keputusan. Penggunaan teknologi informasi pada aktivitas perusahaan seperti pada value chain dapat menghasilkan beberapa keuntungan, seperti penghematan biaya, percepatan waktu operasi, peningkatan produktivitas, percepatan waktu pengiriman barang dan jasa kepada pelanggan, serta peningkatan nilai barang dan jasa yang tinggi pada pelanggan.

Salah satu teknologi informasi yang tidak kalah pentingnya adalah pemakaian Electronic Data Interchange (EDI). EDI adalah komunikasi antar komputer dengan tujuan meningkatkan efektivitas dan mengurangi pekerjaan yang sifatnya klerikal. Hansen dan Hill (1989) mendefinisikan EDI sebagai pergerakan dokumen bisnis dalam format terstruktur antara berbagai patner bisnis dalam suatu organisasi. Dengan EDI, dokumen yang diterima dapat memerintahkan komputer secara otomatis. EDI yang terintegrasi memberikan peluang pada manajer untuk berkonsentrasi penuh pada pengambilan keputusan strategik dan meningkatkan kemampuan dalam pengendalian beberapa aktivitas.

Teknologi akan terus berkembang. Teknologi informasi yang kuat akan menjadi competitive edge bagi perusahaan dan sekaligus menjadi entry barrier (Fasio, 1994). Bagi organisasi yang ingin maju dan berkembang, tidak ada alasan untuk tidak menggunakan teknologi sepanjang hal itu dapat mempermudah perusahaan menyesuaikan diri dengan lingkungannya (Hanscombe, 1989).

c.       Pengelompokkan
teknologi informasi dapat dikelompokkan menjadi:
·         teknologi masukan (input technology),teknologi yang berhubungan dengan peralatan untuk memasukkan data kedalam sistem komputer
·         mesin pemroses (processing machine),lebih dikenal dengan sebutan CPU (central Processing Unit),mikroprosesor, atau prosesor
·         teknologi penyimpan,dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu memori internal dan penyimpan eksternal
·         teknologi keluaran (output technology),teknologi yang berhubungan dengan segala peranti yang berfungsi untuk menyajikan informasi hasil pengolahan sistem
·         Teknologi perangkat lunak (software) atau dikenal juga dengan sebutan program adalah,deretan instruksi yang digunakan untuk mengendalikan komputer sehingga komputer dapat melakukan tindakan sesuai yang dikehendaki penggunanya


d.      Komponen


Terdapat tiga komponen utama teknologi informasi yaitu hardware, software, dan brainware.
Pertama, hardware merupakan istilah yang merujuk pada bagian-bagian fisik dari sebuah teknologi.
 

Kedua, software merupakan sekelompok item atau objek yang membentuk konfigurasi yang di dalamnya terdapat program, dokumen, dan data. Dokumen yang dimaksudkan dalam software ini seperti history dan help. Sebuah program tanpa ada dokumen belum bisa dikatakan software.


Ketiga, brainware merupakan istilah yang digunakan untuk manusia yang berhubungan dengan sistem komputer.



Selain tiga komponen utama di atas, teknologi informasi mempunyai komponen yang lain seperti firmware dan infoware. Mungkin dua istilah ini jarang kita dengar, tapi dua komponen ini juga merupakan komponen dari teknologi informasi. Firmware merupakan perangkat lunak yang ditanamkan ke perangkat keras secara semi-permanen. Firmware bisa dikatakan perangkat lunak yang sangat membutuhkan hardware untuk bisa dijalankan.
Sedangkan contoh dari infoware yaitu user manual, SOP, dan cyber law.

e.       Klasifikasi
Komputer yang ada saat ini oleh beberapa pakar bisa diklasifikasikan berdasarkan beberapa sudut pandang, yaitu berdasarkan fungsinya, berdasarkan data yang diolahnya, berdasarkan ukurannya, dan berdasarkan generasinya. Untuk klasifikasi berdasarkan generasinya akan dibahas lebih detail pada bagian generasi komputer.
Berdasarkan fungsinya komputer dibagi menjadi dua kategori, komputer dengan tujuan khusus (special purpose computer) dan komputer dengan tujuan umum (general purpose computer).
Berdasarkan data atau sinyal masukan yang diolah, komputer dapat dibedakan menjadi komputer analog, komputer digital, dan komputer hybrid. Output yang dihasilkan oleh komputer analog, digital, dan hybrid ini dapat berupa data analog, digital, atau keduanya, yaitu analog sekaligus digital.
Saat ini ukuran fisik sebuah komputer tidak dapat dijadikan cerminan kapasitas dan kemampuannya. Ukuran komputer mikro bahkan notebook saat ini melebihi kemampuan dan kecepatan komputer mini yang ada pada tahun 70-an. Perbandingan dapat saja dilakukan tetapi sesuai pada masa dan generasi yang sama.

f.       Peran
Peran teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari sangat penting. Karena perkembangan teknologi sudah semakin pesat sehingga kebuutuhan masnusia akan teknologi juga semakin banyak. Salah satu saat ini yang memanfaatkan teknologi informasi adalah perushaan.

Penggunaan IT dalam sebuah organisasi sangatlah penting, untuk menerapkan IT haruslah dilihat karakteristik organisasi tersebut. Apakah dengan IT mampu meningkatkan efisiensi sebuah perusahaan, sehingga dalam penerapan IT dibutuhkan orang yang handal yang dapat berjalan dengan baik. Peran teknologi informasi bagi sebuah perusahaan dapat kita lihat dengan menggunakan kategori yang diperkenalkan oleh G.R. Terry, ada 5 peranan mendasar teknologi informasi di sebuah perusahaan, yaitu:

1. Fungsi Operasional akan membuat struktur organisasi menjadi lebih ramping telah diambil alih fungsinya oleh teknologi informasi. Karena sifat penggunaannya yang menyebar di seluruh fungsi organisasi, unit terkait dengan manajemen teknologi informasi akan menjalankan fungsinya sebagai supporting agency dimana teknologi informasi dianggap sebagai sebuah firm infrastructure.

2. Fungsi Monitoring and Control mengandung arti bahwa keberadaan teknologi informasi akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan aktivitas di level manajerial embedded di dalam setiap fungsi manajer, sehingga struktur organisasi unit terkait dengannya harus dapat memiliki span of control atau peer relationship yang memungkinkan terjadinya interaksi efektif dengan para manajer di perusahaan terkait.

 
3. Fungsi Planning and Decision mengangkat teknologi informasi ke tataran peran yang lebih strategis lagi karena keberadaannya sebagai enabler dari rencana bisnis perusahaan dan merupakan sebuah knowledge generator bagi para pimpinan perusahaan yang dihadapkan pada realitas untuk mengambil sejumlah keputusan penting sehari-harinya. Tidak jarang perusahaan yang pada akhirnya memilih menempatkan unit teknologi informasi sebagai bagian dari fungsi perencanaan dan/atau pengembangan korporat karena fungsi strategis tersebut di atas.

4. Fungsi Communication secara prinsip termasuk ke dalam firm infrastructure dalam era organisasi moderen dimana teknologi informasi ditempatkan posisinya sebagai sarana atau media individu perusahaan dalam berkomunikasi, berkolaborasi, berkooperasi, dan berinteraksi.

5. Fungsi Interorganisational merupakan sebuah peranan yang cukup unik karena dipicu oleh semangat globalisasi yang memaksa perusahaan untuk melakukan kolaborasi atau menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan lain. Konsep kemitraan strategis atau partnerships berbasis teknologi informasi seperti pada implementasi Supply Chain Management atau Enterprise Resource Planning membuat perusahaan melakukan sejumlah terobosan penting dalam mendesain struktur organisasi unit teknologi informasinya. Bahkan tidak jarang ditemui perusahaan yang cenderung melakukan kegiatan pengalihdayaan atau outsourcing sejumlah proses bisnis terkait dengan manajemen teknologi informasinya ke pihak lain demi kelancaran bisnisnya. Tipe dan fungsi peranan teknologi informasi ini secara langsung akan berpengaruh terhadap rancangan atau desain struktur organisasi perusahaan; dan struktur organisasi departemen, divisi, atau unit terkait dengan system informasi, teknologi informasi, dan manajemen informasi.


g.      Manfaat
Manfaat IT dalam perkembangan kehidupan sehari hari memang sangat banyak, manfaat IT terutama untuk pendidikan, industri, internet, dan berbagai bisnis dan dunia lainnya sangat lah banyak. Teknologi informasi memiliki peran yang sangat vital terutama untuk dunia bisnis dan pendidikan. Bisnis tanpa memanfaatkan IT akan cendrung menjadi kendur dan terancam bangkrut. Banyak pejuang bisnis yang beralih dengan memanfaatkan teknologi untuk mendukung keberlangsungan dan meningkatkan keuntungan mereka.
Manfaat IT dalam membangun suatu individu, perusahaan, bahkan sebuah negara sangat berdampak besar. Terbukti bahwa IT (Information Technology) dapat mengubah suatu Individu, perusahaan, bahkan suatu organisasi dan negara seperti membuat pekembangan dan kemajuan untuk mereka ataupun dapat menjatuhkan mereka secara mudah.






Manfaat IT Untuk Bisnis dan Perusahaan
Dengan memanfaatkan IT untuk bisnis akan memberikan dampak yang sangat besar untuk keberlangsungan perusahaan di dunia. Berikut ada beberapa manfaat penting IT untuk bisnis dan pada sebuah perusahaan.
1.      IT dapat memperluas pangsa pasar.
2.      IT dapat meningkatkan efisiensi operasional dan waktu.
3.      IT dapat mengurangi biaya produksi dan operasional.
4.      IT dapat memberikan keunggulan kompetitif.
5.      IT dapat memberikan peluang bisnis baru.
Pemanfaatan IT untuk mendukung berbagai kebutuhan dan perkembangan organisasi, individu dan perusahaan tentu akan mendatangkan sesuatu yang positif. Namun perlu diketahui bahwa IT dapat membuat kita menjadi insan yang lebih berarti dengan memanfaatkannya untuk hal yang positif. Manfaat IT untuk hal yang positif tentu akan mendapat banyak dukungan dari berbagai kalangan.
Manfaat IT untuk Kehidupan Sehari Hari
Dalam kehidupan sehari hari IT memang memegang peranan penting tidak mengenal dan ada batasan usia, IT menjadi suatu hal yang harus dan menjadi kebutuhan pokok semua individu. IT menjadi bahan utama dalam berbagai kegiatan apapun seperti perkuliahan, belajar mengajar, dan kegiatan lainnya. Berikut adalah berbagai manfaat IT untuk kehidupan sehari hari yang kita perlukan atau yang kita alami sendiri.
1.      Menambah ilmu pengetahuan.
2.      Mempermudah mengerjakan tugas sehari hari.
3.      Lebih praktis
4.      Menambah jaringan teman.
5.      Mendapatkan informasi secara mudah dan gampang.
Dalam perkembangannya IT juga berguna dalam kehidupan sehari hari untuk membuat orang lebih makmur dan mendapatkan manfaat lain yang lebih berarti.

h.      Kaitan dengan dunia pendidikan
Pengaruh Teknologi Informasi di Dunia Pendidikan
Tuntutan fasilitas yang berkembang dalam masyarakat menuju pada teknologi informasi. Itu sebabnya teknologi informasi butuh dikenalkan kepada peserta didik sejak dini. Ini bertujuan agar peserta didik seusai lulus sekolah , tidak kaget dengan teknologi informasi yang berkembang dengan pesat. Pengenalan teknologi informasi ini bisa dilakukan dengan pemakaian teknologi informasi di lingkungan sekolah. Lebih mengena jika dalam sebuah pembelajaran menggunakan teknologi informasi ini. Selain hasil pembelajaran yang diperkirakan baik , peserta didik bisa mengenal dan tidak takut dengan teknologi informasi. Sampai peserta didik serasa menjadi manusia utuh sesuai dengan zamannya.

Pada dunia pendidikan di Indonesia, komputer sudah diperkenalkan dan digunakan di sekolah-sekolah mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Bahkan untuk pendidikan di kota-kota besar komputer sudah diperkenalkan sejak anak-anak masuk taman kanak-kanak atau play group untuk bermain dan belajar. Selain digunakan sebagai alat bantu untuk pembelajaran interaktif, juga bersifat audio-visual untuk memudahkan proses pembelajaran itu sendiri.

Dengan komputer kemudahan dalam mencari dan menyediakan bahan-bahan pembelajaran juga bisa didapatkan, misalnya dengan adanya konsep perpustakaan elektronik (e-library) atau buku elektronik (e-book). Ditambah lagi dengan adanya internet dimungkinkan untuk mencari koleksi perpustakaan berupa buku-buku, modul, jurnal, makalah, majalah, surat kabar, dan lain sebagainya. Bahkan saat ini sudah bisa dilakukan pembelajaran jarak jauh melalui internet yang dikenal dengan electronic learning (e-learning). Beberapa negara telah menerapkan sekolah yang pembelajarannya melalui internet atau semacam universitas terbuka. Mahasiswanya dapat belajar lewat buku-buku atau modul yang disajikan secara menarik baik dalam bentuk teks atau audio-visual yang disajikan lewat internet. Bahkan dengan internet dimungkinkan untuk setiap mahasiswanya berkomunikasi dengan e-mail bahkan berinteraksi langsung dengan menggunakan teleconference atau videoconference.

Selain itu banyak pula peralatan laboratorium yang sudah dilengkapi dengan komputer sehingga alat tersebut dapat bekerja lebih teliti serta dapat mengatasi kendala keterbatasan indra manusia, dan bisa digunakan sebagai sarana simulasi.



Sumber:
Perkuliahan pertemuan ke 2 Teknologi Informasi



Minggu, 11 Mei 2014

INTERNET DAN PENDIDIKAN




Teknologi informasi di Indonesia berkembang sangat pesat, hal ini sejalan dengan perkembangan teknologi di dunia. Seolah menjadi tren bahwa kemunculan teknologi tidak terlepas dari perkembangan komputer dengan segala kemampuannya. Setiap peralatan digerakkan dibawah kendali komputer sehingga tingkat kesalahan dapat diminimalisir. Akses informasi di belahan dunia dapat kita himpun dan lihat dengan mengakses internet. Informasi detik demi detik disajikan dapat segera dinikmati oleh masyarakat dunia.

Dalam dunia pendidikan teknologi pendidikan memiliki peranan penting mengintegrasikan antara perkembangan teknologi melalui pemanfaatan komputer dalam pembelajaran. Upaya-upaya untuk memperbaiki proses pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi tentunya akan berdampak secara signifikan bagi perkembangan kompetensi  siswa dan guru.

Internet dapat dirumuskan sebagai “a large collection of komputers in networks that are tied together so that many users can share their fast resources” (William,dalam munir :1999). Jika melihat pengertian diatas internet bukan hanya seperangkat alat keras (infrastruktur) berupa seperangkat komputer yang saling berhubungan satu dengan lainnya dan memiliki kemampuan mengirimkan data, grafik,pesan maupun suara. Dengan kata lain internet merupakan suatu jaringan komputer yang saling berhubungan dengan komputer lainnya.

Pengertian internet pula mencakup dari segi perangkat lunak, yaitu berupa data yang dikirim dan disimpan yang sewaktu-waktu dapat diakses. Beberapa komputer yang saling berhubungan satu dengan lainnya dapat menciptaka fungsi “sharing” yang secara sederhana disebut dengan networking. Penggunaan internet dalam dunia pendidikan merupakan suatu hal yang tidak terelakan. Internet menjadi metode atau sarana komunikasi yang sangat handal dan sangat bermanfaat, baik bagi peneliti, guru dan peserta didik sehingga perlu dipahami karakteristik dan potensi internet agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan dunia pendidikan khususnya dalam pembelajaran. Terdapat fungsi internet diantaranya :

1. Fungsi alat komunikasi

Internet berfungsi sebagai alat komunikasi , dimana bentuk komunikasi dalam internet dapat berupa e-mail (surat elektronik), milist (mailing list) serta chatting. Dengan email kita dapat berbagi atau mengirim serta menerima data atau informasi dari rekan atau antar siswa. Email dapat digunakan dengan mengirimkan tugas untuk meminimalisir penggunaan kertas (paperless). Era komunikasi ketika jaman telepon membutuhkan dana yang besar dengan munculnya tagihan jika sering digunakan. Dengan chatting dan milist kita cukup menggunakan kuota internet sehingga kita dapat berdiskusi dan bertukar informasi dengan teman. Diawal kemunculah fasilitas komunikasi ini dapat diakses dengan MLRC kemudian berkembang sampai saat ini fasilitas komunikasi terintegrasi dengan perangkat telepon genggam.
2. Fungsi akses informasi
Melalui internet kita dapat mengakses berbagai informasi yang disajikan oleh berbagai surat kabar atau majalah tanpa harus berlangganan. Dari mulai yang sederhana seperti prakiraan cuaca, indeks pertukaran mata uang, dan hal-hal rumit dalam perkembangan dunia sosial, politik, ekonomi, budaya, ilmu pengetahuan serta teknologi dan informasi dapat diakses dengan mudah. Dalam dunia pendidikan jurnal-jurnal pendidikan, artikel, e-book dapat kita akses tanpa harus dating ke perpustakaan. Sesorang tidak perlu hadir di ruang kelas untuk belajar namun cukup di depan komputer di tempat masing-masing dengan sambungan intenet dengan kelas virtual mengakses materi pembelajaran sendiri kemudian conference dengan teman lain di tempat lain sehingga menghasilkan pembelajaran yang lebih universal.
3. Fungsi pendidikan dan pengajaran
Dalam dunia pendidikan dan pengajaran, internet berperan penting dalam mengemas sebuah pembelajaran dengan berbasis teknologi informasi. Guru atau pengembang dapat membuat sebuah materi pembelajaran yang dikemas dalam bentuk tutorial, multimedia interaktif, membuat grup diskusi. Setelah dikemas maka materi pembelajaran tersebut di simpan dalam hosting gratis (.blog) atau yang berbayar (.com). siswa dapat mengakses materi sekaligus dengan evaluasinya sehingga guru hanya memantau dan membimbing di tingkat level yang diajarkannya. Yang menjadi masalah adalah kemampuan guru dalam mengembangkan pembelajaran tersebut. Guru perlu keahlian untuk dapat membuat hal tersebut, namun dapat diminimalisir dengan mengadakan pelatihan-pelatihan mengelola internet dalam pembelajaran.
4. Fungsi tambahan
Fungsi tambahan merupakan suplemen apabila siswa mempunyai kebebasan dalam memilih memanfaatkan materi pembelajaran di internet atau tidak. Tidak ada kewajiban atau keharusan untuk siswa mengakses materi pembelajaran dari internet, namun guru harus mengupayakan perbaikan pembelajaran ini dengan mendorong atau menggugah siswa agar dapat melek informasi, siswa lebih mandiri untuk mendapatkan pilihan materi yang akan didapatnya.
5. Fungsi pelengkap
Sebagai komplemen (pelengkap), apabila materi pembelajaran elektronik diprogram untuk melengkapi materi pembelajaran yang diterima siswa dalam kelas. ini diprogram menjadi materi reinforcement (pengayaan) yang bersifat remedial.
Secara umun dalam pengelolaan kelas terdapat siswa yang fast learner, average or moderate learner serta slow learner. Biasanya siswa yang rata-rata terkadang dilupakan di kelas karena dianggap tidak memiliki masalah (aman), yang justru menjadi masalah adalah siswa yang lamban (slow learner) dan siswa yang cepat (fast learner). Bagi kedua ini perlu reinforcement baik enrichment bagi fast learner dan remedial bagi slow learner. Bagi fast learner disediakan akses materi pembelajaran yang secara khusus dikembangkan untuk mereka, begitupun dengan slow learner  diberikan kesempatan untuk memahami kesulitan dalam memahami materi dengan mengakses materi pembelajaran yang telah disusun sedemikian rupa oleh guru.
6. Fungsi pengganti
Beberapa negara maju dalam dunia perguruan tinggi terdapat alternatif kagiatan pembelajaran kepada siswa. Tujuannya adalah untuk membantu mempermudah siswa mengelola kegiatan pembelajaran sehingga siswa dapat menyesuaikan waktu dengan kegiatan perkualiahhnya. Ada 3 model yakni : (1) konvensional (tatap muka), (2) sebagaian tatap muka sebagian melalui internet.dan (3)sepenuhnya menggunakan internet.
Alternatif model pembelajaran manapun tidak menjadi masalah karena 3 model tadi sudah merupakan kesepakatan dan mendapat pengakuan dan penilaian yang sama. Keadaan yang fleksible ini sangat membantu siswa mempercepat pendidikannya.

Dari uraian intenet dan pendidikan diatas dapat disimpulkan bahwa paradigma sistem pendidikan yang semula berbasis tradisional (konvensional) dengan penguasaan teknologi internet yang terintegrasi dalam sistem pendidikan dapat meningkatkan kualitas pendidikan terutama dalam interkasi pembelajaran antara guru dengan siswa. Demikian semoga bermanfaat

Sumber :
Buku Kurikulum berbasis teknologi informasi dan komunikasi. (Prof.Dr.Munir,M.IT)


Senin, 05 Mei 2014

RESUME PERKULIAHAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN


Multimedia Pembelajaran
OLEH : Dr.Irwanto,MT,MM

Dalam pendidikan nasional terdapat Peraturan Pemerintah (PP) no 19 dimana didalamnya pendidikan Indonesia harus memiliki standar. Terdapat 8 standar untuk mencapai pendidikan Indonesia yang baik diantaranya adalah :
  1. Standar isi 
  2. Standar proses
  3. Standar tenaga
  4. Standar pengelolaan
  5. Standar pembiayaan
  6. Standar sarana prasarana
  7. Standar lulusan
  8. Standar penilaian
Untuk mencapai pembelajaran yang baik, tentunya perlu peran guru memilih metode dan cara untuk dapat menarik motivasi siswa belajar, salah satunya adalah media pembelajaran.
A.   Pengertian Media
Media secara harfiah merupakan medium/perantara atau penghantar, jadi media pembelajaran adalah sarana untuk meningkatkan kegiatan proses belajar mengajar
Secara arti media merupakan segala benda yang dimanipulasi, dilihat, didengar, dibaca atau dibicarakan beserta instrument yang digunakan. Maksudnya adalah media bisa sebuah alat sehari-hari yang tidak terfikirkan oleh kita namun dapat membantu kita untuk menerangkan sesuatu kepada orang lain.
B.    Pemilihan Media
Ciri utama dari media yakni bahwa media memiliki unsur suara, visual dan gerak. Media memiliki klasifikasi diantaranya :
·         Audio visual gerak/diam : contohnya  film
·         Visual gerak/diam contohnya foto
·         Audio contohnya : rekaman music
·         Cetak : Koran, majalah, buku dll
Dalam memilih media perlu mempertimbangkan :
·         Tujuan yang ingin dicapai
·         Karakteristik siswa/sasaran
·         Jenis rangsangan belajar yang diinginkan (audio, visual, gerak)
·         Keadaan lingkungan setempat
·         Luasnya jangkauangan yang ingin dilayani
C.    Perkembangan Media

Media tak langsung (Offline)
Media langsung (online)
Media Rekam

  • Orang lain
  • Buku
  • Kaset
  • Film
  • Komputer
  • Orang lain
  • Alam (bunyi, cahaya)
  • Alat elektronika (telpon, radio, televisi)
  •  Internet
  • Tanah, dinding gua
  • Batu, daun
  • Kertas
  • Media magnetic
  •  Media elektrik
           Perkembangan media dalam pembelajaran
Alat
Offline
Online
Teks
Buku, majalah, surat kabar, jurnal
E-book,
e-magazine,
e-news, e-journal
Suara
Tape player/recorder
Radio, telepon
Photo, gambar, teks
Slide projector

Film, suara, teks
Film projector
Video player/recorder
Televisi
Multimedia
Komputer
Internet
D.      Alasan tidak menggunakan media
Sebagian orang atau guru dalam menyikapi meggunakan media tidak sedikit enggan untuk menggunakan media. Alasan-alasan yang mengemuka adalah :
  • Menggunakan media merepotkan
  • Media itu barang canggih dan mahal
  • Tidak tahu media atau tidak bisa menggunakan
  • Media itu sekedar hiburan, belajar harus serius
  • Media itu pemborosan
  • Dari dulu tidak pakai media banyak juga orang pandai
E.       Kontribusi media dalam pembelajaran
Perlunya media digunakan dalam masyarakat terutama dalam dunia pendidikan untuk membantu guru dalam menyampaikan pesan dalam pembelajaran. Kontribusi media dalam pembelajaran dianataranya :
  • Penyampai pesan pembelajaran dapat lebih terstandar
  •  Pembelajaran dapat lebih menarik
  •  Pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan menerapkan teori belajar
  •  Waktu pelaksanaan pembelajaran dapat diperpendek
  • Kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan
  •  Proses pembelajaran dapat berlangsung kapanpun dan dimanapun diperlukan
  •  Sikap positif siswa terhadap materi dan proses pembelajaran dapat ditingkatkan
  •  Peran guru berubah kearah positif
F.       Multimedia
Multimedia membantu kita dalam presentasi materi yang akan disampaikan. Multi berarti lebih dari satu dan media berarti medium atau Antara.  Jadi multi media merupakan beberapa media yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran yang berlangsung.

G.     Unsur-unsur multimedia pembelajaran
  • TEKS (dapat disajikan dalam bentuk font dan berbagai ukuran)
  •  GAMBAR (merupakan salah satu unsur terpenting dalam multimedia)
  • ANIMASI (pembentukan gambar dari berbagai media atau objek yang divariasikan dengan gerakan, transisi, efek-efek juga suara yang selaras dengan gerakan animasi)
  •  AUDIO (suatu media unik bila dibandingkan dengan media lain yang menjadi unsur multimedia)
  • VIDEO (unsur multimedia paling kompleks karena penyampaian informasi yang lebih komunikatif dibandingkan gambar biasa.) 

H.      Karakteristik Multimedia Pembelajaran
  • Memiliki lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur audio visual.
  • Bersifat interaktif, dalam pengertian memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respon pengguna.
  • Bersifat mandiri, dalam pengertian memberi kemudahan dan kelengkapan isi sedemikian rupa sehingga pengguna bisa menggunakan tanpa bimbingan orang lain.

I.        Fungsi Multimedia pembelajaran
  •  Mampu memperkuat respon pengguna secepatnya dan sesering mungkin.
  • Mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengontrol laju kecepatan belajarnya sendiri
  •  Memperhatikan bahwa siswa mengikuti suatu urutan yang jelas dan terkendali
  •  Mampu memberikan kesempatan adanya partisipasi dari pengguna dalam bentuk respon, baik berupa jawaban, pemilihan, keputusan, percobaan dan lain-lain.
J.        Format multimedia pembelajaran
  • TUTORIAL
  • DRILL AND PRACTISE
  • SIMULASI
  • PERCOBAAN ATAU EKSPERIMEN
  • PERMAINAN

K.      Multimedia pembelajaran
Terdapat 2 kategori multimedia pembelajaran diantaranya
1.       Multimedia linier misalnya :
Multimedia Linier merupakan suatu multimedia yang tidak dilengkapi dengan alat pengontrol apapun yang dapat dioperasikan oleh pengguna atau multimedia ini berjalan sekuensial/berurutan. Contoh TV dan Film.

2.       Multimedia Interaktif
Multimedia Interaktif merupakan suatu multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna dapat memilih apa yang dikehendaki untuk proses selanjutnya. Contoh multimedia interaktif yaitu pembelajaran interaktif, aplikasi game dan sebagainya.

L.       Hasil pembelajaran Multimedia Pembelajaran
  • Tidak ada pembelajaran sama sekali
  •  Pembelajaran yang buruk
  •  Pembelajaran yang penuh makna.